Sebenarnya dengan mempunyai bodi dan lensa saja, Anda sudah bisa memotret. Tetapi untuk menambah kemudahan atau untuk menciptakan menciptakan efek khusus, tersedia bermacam-macam aksesoris kamera. Misalnya :

• Lampu kilat

Pada kamera terbaru, lampu kilat biasanya menyatu (built in) dengan kamera, dan secara otomatis akan menyala bila cahaya saat pemotretan kurang cukup. Kadangkala dengan satu lampu kilat saja hasilnya kurang memuaskan. Foto yang dihasilkan tampak datar, tidak mempunyai dimensi kedalaman, dan lebih celaka lagi bila mata orang yang difoto seakan-akan menyala merah (red eye). Kekurangan ini bisa dihindari dengan memakai lampu kilat tambahan sebagai cahaya pengisi. Lampu kilat ini harus dilengkapi pula dengan kabel sinkronisasiatau dengan slave.

• Tripod

Tripod adalah kaki tiga untuk menyangga kamera agar tetap kokoh saat memakai kecepatan rendah atau lensa tele. Disamping tripod ada pula monopod yaitu penyangga berkaki satu.

• Filter

Filter adalah sejenis kaca atau lensa yang dipasang di depan lensa. Fungsinya untuk menghasilkan efek khusus seperti mengubah warna obyek, membiaskan sinar, membuat gambar ganda, soft focus dan sebagainya. Selain itu, filter juga melindungi lensa dari sinar ultra violet yang dapat merusak film. Juga mencegah masuknya air, jamur atau debu yang dapat menggores permukaan lensa. Karena itu, ada baiknya untuk selalu memasang filter jenis UV atau sky light pada kamera.

• Tudung Lensa

Berguna untuk menghambat sinar dari samping atau atas. Sinar ini bisa memantul pada lensa sehingga hasil foto kurang bagus.

• Kabel Pelepas Rana

Bahasa teknisnya button release cable, yaitu kabel yang dipasang pada tombol rana. Dengan demikian fotografer dapat menjepretkan kamera dari tempat yang lain. Misalnya untuk memotret binatang yang bila didekati manusia akan lari terbirit-birit.

• Tas Kamera

Selain untuk membawa, juga sekaligus melindungi peralatan fotografi dari benturan, suhu panas atau air.