Bagaimana kamera digital bekerja ?

Perbedaan utama antara kamera yang menggunakan film dengan kamera digital adalah pada “alat” yang berfungsi untuk menangkap cahaya yang diterima. Pada kamera yang menggunakan film, film tersebutlah yang menjadi alat penerima cahaya. Pada kamera digital, alat penerima cahaya yang digunakan adalah suatu komponen yang peka cahaya dan memiliki properti kelistrikan yang berubah akibat cahaya yang diterimanya tersebut. Karena properti kelistrikannya berubah sesuai dengan cahaya yang diterima, intensitas cahaya yang diterima bisa direpresentasikan. Pada kamera digital, komponen peka cahaya yang umum digunakan adalah CCD (Charge Coupled Device) dan CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor). BaikCCD maupun CMOS ini sama-samaakan menghasilkan elektronsebanding dengan cahaya yangditerimanya. Semakin tinggiintensitas cahaya yang mengenaimereka, semakin banyak pulaelektron yang tersedia. Banyaknyaelektron yang terjadi kemudianakan dirubah menjadi data digitaloleh Analog to Digital Converter untuk kemudian pada akhirnya disimpan pada tempat penyimpanan. CCD maupun CMOS ini terdiri dari banyak bagian yang berukuran kecil. Bagian-bagian ini masing-masing peka cahaya dan akan menghasilkan elektron sesuai dengan intensitas cahaya yang diterimanya. Cahaya yang diterima CCD ataupun CMOS akan sesuai dengan cahaya dari objek yang ditangkap. Oleh karena itu, intensitas cahaya yang diterima oleh masing-masing bagian yang berukuran kecil itu akan berbeda, sesuai dengan cahaya dari objek tersebut. Hal ini yang membuat objek tersebut bisa ditangkap, ada kemiripan akan halnya pixel pada monitor. Dengan cara seperti di atas, warna belum bisa ditangkap dengan baik, baru intensitas cahaya saja. Bila ingin warna juga bisa ditangkap dengan baik, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan tiga buah CCD ataupun CMOS. Masing-masing CCD dan CMOS berfungsi untuk menangkap intensitas dari sebuah warna dasar. Warna dasar dari warna cahaya adalah merah, hijau, dan biru (populer dengan istilah RGB). Cahaya yang datang akan dibagi secara merata pada ketiga CCD ataupun CMOS tersebut. Karena CCD ataupun CMOS tersebut diberikan filter yang hanya akan melewatkan salah satu warna dasar saja, setiap CCD ataupun CMOS hanya akan menangkap sebuah warna dasar saja. Informasi mengenai intensitas dari masing-masing ketiga warna dasar tersebut bisa digunakan untuk menyusun ulang warna sebenarnya dari objek yang ditangkap. Cara seperti di atas kurang praktis/ekonomis untuk banyak hal. Cara yang lebih praktis dan ekonomis adalah dengan mengatur menurut pola tertentu warna dasar yang diterima masing-masing bagian berukuran kecil dari CCD ataupun CMOS. Dengan teknik ini dimungkinkan untuk memperkirakan warna sebenarnya. PC+